gmnisumedang

Pejuang Pemikir-Pemikir Pejuang!

Asal Mula Indonesia

Asal mula dikenal dengan istilah dan sebutan “dvipantara” berasal dari bahasa Hindu-kuno. Diperkuat akan adanya Kitab Ramayana yang menyebutkan istilah tersebut selama pemerintahan Raja Gupta di lembah sungai Gangga sekitar tahun 320-455 M. Secara harfiah, istilah “dvipantara” terbentuk dari kata “dwipa” dan “antara”. Kata Sansekerta “dvipa” artinya pulau atau pulau-pulau, sementara “antara” bermakna antara atau dalam istilah Jawa “antoro”.

Istilah “dvipantara” ditemukan oleh pelaut India yang berlayar dari India ke daratan Cina. Sebutan “dvipantara” hanyalah suatu “kata keterangan” yang menyatakan sebuah daratan yang terdiri dari banyak pulau, yakni yang kini kita kenal, Indonesia. Dalam zaman modern sekarang gejala perkembangan itu terdapat banyak juga, seperti terdapat pada pertumbuhan sebutan “Nusa Tenggara”; “Asia Tenggara”; “Laut Utara”, dan sebagainya.

Kedalam masyarakat Jawa Kuno, istilah “dvipantara” kemudian diterjemahkan dengan sebutan “Nusantara”. Nusantara berasal dari kata “Nusa” dan “antara”. Prof. Brandes dalam abad ke-19 yang lalu menunjukkan dalam “Oud Javaansche Oorkonden” adanya “prasasti Gunung Wilis” bertarikh 1269 M. Diperkuat oleh adanya prasasti tersebut terdapat perpaduan kata, seperti berikut:

“….. ya, paranitijna, nusantara madhuranathanklakarana,….”

Adapun terjemahannya:             “….. ya, ahli dalam politik luar negeri, bersahabat dengan raja-raja Madura dan Nusantara……”

Kemudian, setelah diketemukan naskah “Negarakertagama”, (1365) karangan mPu Prapanca pada zaman Majapahit (1292-1521), dijumpai lagi istilah “nusantara”. Menurut Sanusi Pane, “nusantara” diartikan “pulau-pulau di luar Jawa”. Menurut ilmu bahasa dan bangsa-bangsa, “nusantara” diberi makna: “Dunia kepulauan yang membentang dari Madagaskar sampai Kepulauan Fiji, yang dinamakan oleh P. W Schmidt dengan sebutan: Austronesia”.

Akhirnya, dalam suasana kemerdekaan nasional Indonesia sesudah 1945, sebutan “nusantara” digantikan dengan “Indonesia”. Penelitian mengenai arti harfiahnya menunjukkan bahwa istilah “Indonesia” itu terbentuk dari suku kata “Indo” yang berasal dari kata Latin: India (= Hindus) dan suku kata “nesia” yang berasal dari kata Yunani: “nesos” (= pulau).

Trianda Surbakti

Wakabid Agiprop

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on Oktober 3, 2013 by in Semua untuk Semua.

gmni sumedang

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

Bergabunglah dengan 50.052 pengikut lainnya

Visitors

free counters