gmnisumedang

Pejuang Pemikir-Pemikir Pejuang!

GMNI Itu Apa?

Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) dikenal sebagai organisasi gerakan berwatak nasionalis dan berazaskan marhaenisme. Lebih mudahnya akan kita temukan dalam AD/ART yang secara jelas dan rinci definisi maupun tujuan organisasi. Tetapi saya akan membahas kesadaran yang terbangun tentang GMNI dikalangan masyarakat umum, lebih spesifik lagi mahasiswa umum. Dalam setiap sesi diskusi, seringkali tersurat bahwa GMNI adalah miniature sebuah Indonesia, ya benar. GMNI adalah organisasi eksternal kampus yang bergerak dibidang sosial ataupun politik, ya benar. GMNI adalah sebuah sebuah wadah tempat bertukar pikiran dan pengaplikasian lewat gerakan, ya benar. Banyak yang tersampaikan adalah bentuk materiil yang berwujud sebuah landasan dasar organisasi berupa AD/ART ataupun peraturan organisasi ataupun bentuk materiil lainnya. Tetapi, secara tersirat yang jarang di utarakan adalah bagaimana GMNI sebagai wadah untuk penempaan diri. Fase hidup manusia terutama pada saat status pelajar SMA/sederajat atau biasa kita sebut fase remaja, beralih ke bangku kuliah fase hidup lebih jauh lagi yakni dewasa seringkali masih membawa sifat mencari jati diri. Disinilah sebetulnya jati diri kedewasaan ini dibentuk menjadi lebih matang dan siap, yakni GMNI.

Jati diri yang selama ini masih ‘dicari-cari’ selama masih remaja seakan selesai, dan menuju tingkat dimana kader GMNI menjadi paham tentang kondisi dirinya dan sekitar. Bahwa lingkungan di GMNI membawa perubahan positif dalam pengembangan jati diri lebih positif. Ini yang menjadi indikator menuju fase kedewasaan. Dimana manusia sudah bisa menilai dengan komprensif akan baik atau buruknya sebuah perkataan maupun tindakan yang terbangun dari sebuah pola pikir yang sudah terkonstruksi.

GMNI bukan hanya sebagai wadah gerakan tapi secara tidak sadar sikap dan perilaku kita terbentuk dan matang lebih baik lagi. Landasan dasar menilainya adalah mengkonstruksi kembali pola pikir kita dan membangun kesadaran individu yang telah didapat selama aktif ber-GMNI. Dalam tataran idealisme kita semua ini hanya tersirat disampaikan, kemudian diterima individu tersebut dengan sudut pandang yang variatif.

Mahasiswa umum belum mengenal lebih jauh arti sebuah arti pengabdian dan fungsi pendidikan. Pengabdian terhadap kehidupan sosial, melebur dalam kehidupan masyarakat. Fungsi pendidikan dalam mengubah pola pikir dan tindakan menjadi lebih baik lagi. Bahwa mahasiswa umum belum selesai terhadap dirinya sendiri terutama terhadap kehidupan perkuliahan. Dalam memanajemen waktu dan aktivitas lainnya menjadi alasan bagi mahasiswa untuk anti-berorganisasi. Fenomena yang terjadi banyak aktivitas mahasiswa yang kontra produktif.

Tingkat kesadaran bagi seorang kader GMNI terkonstruksi kembali untuk arah lebih baik lagi. Dari sinilah karakter yang tercipta akan berbeda dengan mahasiswa pada umumnya, terutama pada wacana maupun pergerakan. Ini yang menjadi cikal bakal menjadi seorang pemimpin kelak. Terutama metode analisis suatu masalah maupun pembangunan  sebuah organisasi maupun dalam struktur pemerintahan negara menjadi keyword dalam pembeda dengan mahasiswa pada umumnya. Kader GMNI bukan seorang mahasiswa biasa, tapi dengan bekal asah wacana dan pergerakan dalam GMNI itu semua bisa terwujud.

Dalam membentuk sebuah kesadaran tersebut yang ada dalam setiap sesi diskusi. Dimana dibentuk sebuah kesadaran bahwa teori saja tidak cukup! Pemecahan sebuah masalah tidak selesai dengan diskusi, tapi butuh bentuk peimplementasian nyata dari sebuah diskusi. Dari sini akan dituntut sejauh mana kualitas seorang kader akan dibentuk. Tidak hanya berbicara dalam tataran retorika tapi juga implementasi.

Kualitas GMNI secara tidak langsung di uji ditengah masyarakat terutama dalam pertarungan idealisme yang sudah terbangun. Pilihan yang diberikan untuk mengabdikan bersama sepenuhnya menuju cita-cita Proklamasi 17 Agustus 1945. Menjadi bagian dalam gerakan dimana senang maupun sedih menjadi tanggungan bersama dalam perjuangan. Disinilah tempat yang terdapat dalam GMNI terbentuk menjadi sebuah KELUARGA.

Trianda Surbakti

Wakabid Agitasi dan Propaganda DPC GMNI Sumedang

5 comments on “GMNI Itu Apa?

  1. Darmawan Santosa
    Maret 15, 2015

    Salam Perjuangan

  2. GMNI Banjarmasin
    Maret 10, 2016

    MERDEKA !!

  3. kusnadi alwin (gmni_universitas pancabudi medan)
    Desember 3, 2016

    merdeka.!!!!!!!!!
    bung DARMAWAN SANTOSA

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on September 30, 2013 by in draft materi.

gmni sumedang

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

Bergabunglah dengan 50.072 pengikut lainnya

Visitors

free counters