gmnisumedang

Pejuang Pemikir-Pemikir Pejuang!

Massa APBMS Tuntut Revisi UMK 2011

demo APBMS
Senin, 22 November, 2010
SUMEDANG, (PRLM).- Sedikitnya 100 orang massa yang tergabung dalam Aliansi Pekerja Buruh dan Mahasiswa Sumedang (APBMS), beramai-ramai berunjukrasa mendatangi kantor Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Sumedang, Senin (22/11) siang. Melalui aksi tersebut, mereka antara lain menuntut agar Bupati Sumedang merevisi dan mengajukan kembali rekomendasi besaran Upah Minimum Kabupaten (UMK) Sumedang 2010 sesuai besaran UMK hasil survei APBMS.
Selain itu, massa APBMS gabungan dari sejumlah organisasi massa (Ormas) di Sumedang itu melalui aksi kemarin juga menyampaikan sejumlah aspirasi lainnya. Serperti di antaranya, menolak segala bentuk komersialisasi pendidikan, menolak rencana kenaikan harga pupuk tahun 2011, serta menuntut pelaksanakan reformasi agraria.Sambil berorasi serta menggelar poster, massa APBMS itu, kemarin datang ke kantor Pemkab dengan menumpang dua mobil bak terbuka serta puluhan sepeda motor. Namun, mereka gagal untuk masuk serempak ke halaman kantor tersebut, karena gerbang masuk halaman kantor itu, segera ditutup serta dijaga ketat oleh puluhan anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kab. Sumedang serta puluhan anggota pasukan Pengendali Massa (Dalmas) Kepolisian Resort (Polres) setempat.

Mendapat penghadangan itu, massa peserta aksi pun, sempat berusaha melobi serta meminta kepada petugas membuka barikade agar mereka bisa masuk ke lingkungan kantor serta bertemu langsung Bupati Sumedang H. Don Murdono. Namun, keinginan mereka itu tidak dikabulkan, kecuali hanya ada 16 orang perwakilan dari peserta aksi itu diberi kesempatan masuk dan menyampaikan aspirasi langsung kepada Bupati Sumedang.

“Kami minta besaran UMK yang baru-baru ini telah diajukan Pemkab Sumedang melalui rekomendasi Bupati Sumedang kepada Gubernur Jabar, ditinjau kembali. Sebab, dilihat dari besarannya, masih jauh dari makna layak dan sejahtera dalam konteks kebutuhan ekonomi di Sumedang saat ini,” ujar Ardinanda, Ketua Cabang Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia Kab. Sumedang yang turut bergabung serta bertindak sebagai salah seorang perwakilan massa aksi APBMS tersebut.

Berdasarkan surat rekomendasi UMK Sumedang tahun 2011 Nomor 561/4120/DINSOSNAKER yang telah diajukan Bupati Sumedang kepada Gubernur Jabar, UMK Sumedang 2011 diajukan dengan dua besaran berbeda. Masing-masing Rp 1.110.135 untuk kawasan industri di wilayah Kec. Jatinangor, Tanjungsari, Cimanggung, dan Kec. Pamulihan, serta untuk wilayah di luar empat kecamatan itu sebesar Rp 902.600.

Sementara itu, berdasarkan hasil survei dan perhitungan timnya, APBMS menyatakan bahwa UMK Sumedang tahun 2011 di kecamatan-kecamatan dalam kawasan industri itu, mestinya jatuh pada angka Rp 1.203.004,667. Oleh karena itu, denngan didasari hasil survei dan perhitungan pihaknya itu, perwakilan APBMS maupun peserta aksi kemarin mendesak kepada Bupati Sumedang menyusul menetapkan dan mengajukan rekomendasi baru UMK Sumedang 2011 kepada Gubernur Jabar dengan besaran UMK sesuai hasil survei dan perhitungan APBMS.

Menanggapi hal itu, Don Murdono, menyatakan pihaknya akan meninjau kembali serta mengajukan rekomendasi baru susulan kepada Gubernur Jabar sebagaimana yang diminta oleh APBMS tersebut. Akan tetapi, Don Murdono menyatakan, keputusan atau penetapan pasti besaran UMK itu sendiri, bukan oleh bupati melainkan oleh gubernur. (A-91/A-26).***

*) Sumber: http://m.pikiran-rakyat.com/node/127881

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on Agustus 4, 2013 by in Suara Umum.

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

Bergabunglah dengan 50.453 pengikut lainnya

Visitors

free counters