gmnisumedang

Pejuang Pemikir-Pemikir Pejuang!

Pengaruh Pasar terhadap Agrobisnis

Pasar yang merupakan salah satu dari berbagai sarana bagi manusia untuk mendapatkan segala kebutuhan dan keinginannya perlu ditingkatkan kualitas, peranan serta sistemnya. Sistem pasar menjadi patokan ketercapaian pemasaran dan kepuasan diantara produsen/distributor dengan konsumen. Pasar merupakan induk dari bentuk distrubusi segala produk.

Peranan pasar sangatlah penting karena pasar adalah dasar keberhasilan proses pemasaran. Menurut Alex S. Nitisemito bahwa pemasaran merupakan semua kegiatan aktivitas untuk memperlancar arus barang/jasa dari produsen kepadakonsumen secara paling efisien dengan maksud untuk menciptakan permintaan efektif.Kegiatan pemasaran dipengaruhi oleh tingkat penawaran dan permintaan.

Dunia pertanian yang tidak pernah lepas dari kehidupan sehari-hari manusia akhir-akhir ini menjadi sorotan bagi masyarakat karena sistem pasar yang tidak termanagement dengan baik. Hal ini disebabkan karena struktur pemasaran pertanian tidak begitu bagus dan tidak menyamaratakan kepentingan. Akibat dari peristiwa ini tata niaga pertanian menjadi tidak lancar dan terkendala dalam distribusinya.

Management pasar sebagai tombak berjalannya pemasaran haruslah diutamakan dan di perbaharui dengan baik agar sistem distribusi berjalan dengan lancar. Terkadang produsen/distributor dalam menawarkan barangnya tidak melihat kaidah-kaidah pemasaran sehingga permintaan dari konsumen menurun dan mengakibatkan kerugian pada produsen/distributor. Rantai pasar yang panjang juga akan mempengaruhi bagaimana tingkat permintaan dari konsumen dan seberapa besar pendapatan yang dihasilkan oleh petani sebagai produsen utama.

Margin pemasaran perlu dilakukan dalam proses tata niaga pertanian yang akan mengetahui jumlah distribusi biaya dari setiap aktivitas pemasaran dan keuntungan dari setiap lembaga perantara serta bagian harga yang diterima olehpetani, atau bisa juga untuk mengetahui tingkat kompetensi dari para pelaku pemasaran yang terlibat dalam pemasaran/disribusi.

Dalam proses tata niaga, petani sebagai produsen utama pertanian sering kali mendapatkan harga yang tidak layak dikarenakan tekniknya belum mereka pahami, hal ini berkaitan dengan semakin sulitnya petani melakukan perdagangan komoditas yang dibudidayakan. Akibat dari peristiwa ini petani lebih cenderung melakukan penawaran hasil pertaniannya kepada para tengkulak, sehingga rantai pasar semakin panjang dan keuntungan akan lebih besar didapatkan oleh para tengkulak, sedangkan petani hanya mendapatkan keuntungan yang sedikit.

Ketimpangan pendapatan antara petani dengan para distributor khususnya tengkulak adalah salah satu akibat dari sistem pasar dan tata niaga yang tidak baik. Proses penyaluran barang dagang hasil pertanian tidak teratur dari dari hulu ke hilir. Para distributor lebih sering mengutamakan keuntungannya sendiri tanpa memikirkan pendapatan dari petani. Perpindahan barang yang sering terjadi diantara distributor yang satu dengan yang lainnya atau bisa juga dikatakan rantai pasar yang panjang akan mempengaruhi pangsa pasar.

Banyak kendala yang sebenarnya dihadapi oleh para petani yang dapat menghambat jalannya sistem pemasaran produknya. Sehingga tidak heran bila sekarang ini pemasaran produk agrobisnis belum seluruhnya berjalan maksimal dan belum berhasil menembus ketatnya persaingan di pasar nasional maupun mancanegara. Kendala ini perlu ditindak lanjuti agar indonesia bisa menyaingi pasar global dan mendukung kinerja dari para petani dengan memberikan harga yang selayaknya mereka terima.

Untuk menangani masalah tata niaga pertanian, banyak solusi yang mungkin kita dapatkan, diantaranya yaitu perlu penyadaran para petani bahwa peran dan dukungan mereka sangatlah penting untuk keberhasilan tataniaga. Peran yang mungkin bisa dilakukan oleh petani yaitu dengan mengikuti sistem pasar yang telah ditentukan oleh pemerintah dan tidak menjual barang dagangnya kepada tengkulak. Selain dari para petani, peran serta pemerintah dalam pengembangan kelembagaan kedepan masih diperlukan. Namu campur tangan pemerintah tidak bersifat koersif, tetapi lebih bersifat memfalisitasi saja. Hal ini bertujuan untuk melatih para petani agar bersifat mandiri..

Tuntutan pasar dan lembaga tata niaga

Tuntutan pasar bagi para petani sangatlah besar. Oleh karena itu perlu diupayakan bagi petani selain menjual dagangannya langsung ke pasar bukan melalui tengkulak, petani perlu meningkatkan kualitas dan kuantitas hasil pertaniannya. Selain itu para petani harus lebih jeli melihat permintaan pasar dalam memproduksi, supaya tidak terjadi kerugian bagi petani karena kurangnya permintaan konsumen, dan juga petani diupayakan mampu memproduksi dalam jumlah yang sesuai dengan permintaan.

Peranan tata niaga dikatakan berhasil atau efisien apabila mampu menyampaikan hasil produksi dari produsen kepada konsumen dengan biaya semurah-murahnya dan mampu mengadakan pembagian keuntungan yang adil dari keseluruhan harga yang dibayar konsumen kepada semua pihak yang ikut serta dalam kegiatan produksi dan tata niaga. Proses tata niaga juga harus mampu memberikan kepuasan bagi tiga pendukung yang memegang peranan penting dalam sistem distribusinya yaitu konsumen, petani, dan pengusaha perantara atau distributor.

Kualitas dari lembaga tata niaga juga perlu ditingkatkan guna melakukan fungsi-fungsinya yaitu fungsi pertukaran, fisik, informasi serta fasilitas. Lembaga ini juga harus bisa meyakinkan para petani bahwa dengan tata niaga pendek akan memberikan keuntungan yang lebih bagi mereka sehingga perdagangan kepada tengkulak tidak terjadi lagi. Lembaga tata niaga juga akan mempengaruhi bagaimana kelancaran pemasaran produk dan bagaimana memenuhi jumlah permintaan konsumen.

Secara keseluruhan, dalam meningkatkan pendapatan para petani dan memberikan keuntungan yang adil bagi setiap pihak yang berperan dalam pasar, pasar harus bisa menjadi patokan perubahan dan termanagement dengan baik. Peranan pasar dalam tata niaga pertanian haruslah merata dan tidak berpihak pada satu pelaku. Keselarasan pendapatan adalah bukti bahwa proses tata niaga berjalan dengan baik dan pasar memberikan pengaruh besar dalam peningkatan agrobisnis.

 Arion E.S

Komisaris Pertanian Unpad periode 2011-2012

*) dimuat di: http://ekonomi.kompasiana.com/agrobisnis/2013/05/16/pengaruh-pasar-terhadap-agrobisnis-556670.html

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on Juli 21, 2013 by in Suara Umum.

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

Bergabunglah dengan 50.453 pengikut lainnya

Visitors

free counters