gmnisumedang

Pejuang Pemikir-Pemikir Pejuang!

Pemuda Pelopor Perjuangan

1351820328290191688

JAYALAH PEMUDA INDONESIA

Satu nusa, satu bangsa, dan satu bahasa yang merupakan motto dari lahirnya Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928 silam menjadi dasar bagi pemuda Indonesia untuk bersatu melakukan pergerakan merebut kemerdekaan. Kesatuan diantara pemuda dan keinginan bersama untuk merdeka memberikan peluang besar untuk mencapai tujuan perjuangan.

Jika kita flash back mengingat sejarah terbentuknya sumpah pemuda dan awal munculnya pergerakan para pemuda dalam memerdekakan negara ini dari bangsa penjajah, banyak perhimpunan dan organisasi pemuda yang muncul yang memiliki cita – cita dan keinginan bersama.

Lahirnya Budi Utomo pada tahun 1908 yang diprakarsaai oleh Dr.Soetomo, Dr.Cipto Mangunkusumo dan EFE.Douwes Dekker menjadikan bangsa Indonesia mulai bangkit dari keterpurukan yang sudah lama dipikul atas penjajahan bangsa – bangsa luar. Kelahiran Budi Utomo ini memberikan dampak yang bagus dan direspon oleh pemuda Indonesai dengan munculnya organisasi – organisasi kepemudaan dan himpunan pemuda.

Munculnya organisasi dan himpunan pemuda Indonesia menumbuhkan semangat perjuangan dan mempererat persatuan serta menyamakan tujuan yang dahulunya masih bersifat kedaerahan.

Para pemuda dahulu sadar bahwa sifat kedaerahan yang selama ini masih tertanam di benak mereka akan menghambat cita – cita yang hendak mereka capai. Begitu juga dengan sifat ketergantungan kepada pemimpin akan menjadi kendala bagi mereka untuk meraih kemerdekaan. Atas kesadaran inilah yang melatarbelakangi diselenggarakannya kongres pemuda yang menghasilkan Sumpah Pemuda yang menjadi patokan dalam pergerakan mereka.

Sumpah Pemuda yang telah berusia 84 tahun seolah – olah kurang menunjukkan eksistensinya dikalangan muda – mudi Indonesia sekarang. Begitu sulitnya perjuangan pemuda pada zaman dahulu untuk melahirkan pemersatu diantara pemuda ini. Perjuangan keras dan bersifat dinamis yang berkobar – kobar pada pemuda dahulu sekarang hilang dimakan waktu dan perubahan kehidupan.

Sangat disayangkan, alat pemersatu pemuda Indonesia yang begitu bergairah untuk diaplikasikan mulai hilang dari kehidupan pemuda sekarang. Kesadaran akan keinginan bersama untuk bersatu melawan penjajahan masa kini diantara pemuda sudah mulai pudar. Kehidupan yang serba instan melenyapkan dan menutupi kesadaran itu.

Pemuda adalah generasi penerus bangsa ini, dengan pegucapan ikrar Sumpah Pemuda berarti pemuda saat itu bersatu untuk membangun bangsa, bersatu untuk mebebaskan bangsa dari belenggu penjajahan masa kini dengan nilai – nilai kebersamaan dan persaudaraan, toleransi, tanggung jawab dan disiplin diri, memiliki wawasan, dan berjiwa nasionalis. Hal inilah yang sebenarnya perlu ditanamkan bagi pribadi pemuda sekarang.

Suatu hal yang paling disayangkan bagi pemuda Indonesia saat ini yaitu banyak diantara pemuda yang tidak mengetahui isi dari Sumpah Pemuda yang sebenarnya. Hal ini adalah tantangan besar untuk memersatukan cita – cita dan keinginan bersama bagi bangsa ini. Bagaimana mungkin persamaan itu bisa bersatu jika dasarnya saja tidak diketahui.

Dalam menghadapi hari depan yang mana arah dan tujuan bangsa ini adalah di tangan pemuda masa kini, dalam perenungan sumpah pemuda kita dapat bertanya pada generasi muda sekarang. Republik ini dirintis dengan buaian, dilahirkan dengan modal kecerdasan, dengan serangan kecerdasan. Dapatkah diri kita kembangkan demikian dengan peningakatan kesempatan kritis dan cerdas?

Pemuda Indonesia saat ini perlu dihimbau dan ditegaskan dengan meningkatkan solidaritas, integritas, dan profesionalitas pemuda menuju bangsa yang sejahtera dan bermartabat. Karena hal ini mampu membangkitkan kesadaran segenap pemuda Indonesia dalam meningkatkan semangat kebangsaan serta mengantisipasi masih lemahnya daya saing pemuda Indonesia. Hal ini juga dapat menginspirasi pemuda dalam melakoni pengabdiannya terhadap bangsa dan negara.

Peningkatan kesadaran pemuda masa kini akan memampukan pemuda dahulu sebagai the founding fathers mentransfer semangat Sumpah Pemuda 1928 dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan bangsa di era kekinian. Sehingga, peringatan Hari Sumpah Pemuda yang dilaksanakan secara rutin setiap tahun, tetap memiliki relevansi historis dari waktu ke waktu.

Salah satu wujud semangat Sumpah Pemuda di era kekinian adalah dengan memunculkan kesadaran bahwa kemajuan bangsa yang berkeadilan sosial dan bermartabat, akan lebih cepat tercapai apabila bangsa Indonesia tetap mempertahankan rasa persatuan dan kesatuan. Menyadari itu semua, sudah sepatutnya para pemuda memiliki kesadaran posisi untuk terus mengasah jiwa kepeloporannya dalam memperbaiki kualitas kehidupan bangsa kita.

Dengan seperti itu kelak dari antara para pemuda sekarang, akan muncul pemimpin – pemimpin bangsa yang memiliki kesadaran sejarah yang tinggi sekaligus memahami karakteristik bangsa Indonesia yang majemuk. Kita tidak boleh melupakan sejarah. Jangan sekali-kali meninggalkan sejarah; Jasmerah! Bung Kamo pernah mengatakan bahwa orang yang melupakan sejarah akan menjadi bayi seumur hidup. Oleh karena itu nilai – nilai sejarah dan semangat persatuan dan kesatuan sebagaimana yang terkandung dalam Sumpah Pemuda kiranya dapat diresapi, demi mengembangkan watak nasionalis – religious, menjaga eksistensi NKRI yang berdasarkan Pancasila dan UDD 1945 yang ber-Bhinneka Tunggal Ika.

Harapan bagi pemuda sekarang dalam memperingati Sumpah Pemuda supaya menunjukkan persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia atas kesadaran sendiri dan bukan merupakan paksaan, karena modal kekuatan bangsa adalah persatuan dan kesatuan yang kokoh. Dengan persatuan dan kesatuan bangsa ini niscaya gangguan dari arah manapun dapat ditanggulangi dengan baik dan sigap.

 Arion E.S

Komisaris Pertanian Unpad 2011-2012

*) dimuat di: http://sejarah.kompasiana.com/2012/11/02/pemuda-pelopor-perjuangan-500065.html

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on Juli 13, 2013 by in Semua untuk Semua.

gmni sumedang

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

Bergabunglah dengan 50.072 pengikut lainnya

Visitors

free counters