gmnisumedang

Pejuang Pemikir-Pemikir Pejuang!

Entrepreneur, Pengembangan Ekonomi

13498064841097323533

sumber : http://www.matrixsolutionscorp.com/

Think P.I.G. – that’s my motto. P stands for Persistence, I stands for Integrity, and G stands for Guts. These are the ingredients for a successful business and a successful”, kata – kata yang sangat memotivasi bagi kaum muda untuk mempersiapkan diri menjadi seorang wiraswasta. Ini adalah motto seorang wanita pembisnis di Amerika sekaligus CEO of the CoreValue Training Program.

Globalisasi yang semakin meningkat begitu juga pengaruhnya terhadap kaum muda masa kini, menjadikan para kaum muda semakin malas untuk berpikir kreatif, dinamis dan professional. Kaum muda hanya menikmati saja apa yang sudah tersedia tanpa memikirkan bagaimana sesuatu itu bisa terjadi dan bisa dibuat. Sangat tidak rasional jika nantinya para penerus bangsa lemah dalam keatifitasnya.

Sistem perekonomian yang semakin bergejolak dan maraknya dibicarakan di dunia, menimbulkan kewaspadaan bagi kita khususnya negara Indonesia. Perekonomian kita yang semakin lemah dan banyaknya perusahaan di dalam negeri dipegang oleh negara luar, menjadikan perekonomian bangsa ini bagaikan telur di ujung tanduk. Berbagai ancaman datang bagi perekonomian Indonesia dari luar yang dapat menjatuhkan sistem perekonomian di negara ini.

Tolak ukur perkembangan suatu negara ada pada sistem perekonomiannya dan kemakmuran rakyatnya. Perekonomian yang maju dan kualifikasi ekonomi yang dimiliki oleh rakyat Indonesia dapat menghambat ancaman dari luar. Oleh karena itu perlu pembenahan bagi kaum muda sekarang untuk meningkatkan daya pikir yang kreatif dalam memajukan dan mempertahankan perekonomian Indonesia supaya tidak tergeser oleh sistem perekonomian dunia pada saat ini.

Timbulnya ide – ide kreatif akan menumbuhkan daya tarik begi seseorang untuk memulai suatu usaha dan dapat mengembangkan perekonomian. Ide atau gagasan itu merupakan suatu barang ekonomi yang sangat penting dan lebih penting dari segala objek yang ditekankan pada berbagai model kegiatan ekonomi. Karena ide adalah modal utama dalam memulai suatu usaha dan bagaimana menjalankannya.

Di dunia dengan keterbatasan fisik, adanya penemuan ide – ide besar bersamaan dengan penemuan jutaan ide – ide kecillah yang akan menumbukan dan mengembangkan perekonomian. Ide akan menginstruksi kita dalam mengkombinasikan sumber daya fisik yang kita ketahui penyusunannya terbatas  menjadi lebih teratur dan bernilai. Di negara Indonesia karena masyarakatnya tidak mempunyai akses pada ide yang digunakan dalam perindustrian nasioanal untuk menghasilkan nilai ekonomi membuat perekonomian tidak begitu berkembang.

Peluang entrepreneur bagi kaum muda

Dalam perkembangan perekonomian Indonesia, bagi kaum muda khususnya para mahasiswa mempunyai peluang yang sangat besar menjadi seorang entrepreneuratau pengusaha. Berbagai kegiatan yang dilakukan dikampus dengan pelatihan kreativitas dan wiraswasta akan membangun daya tarik para mahasiswa untuk menciptakan suatu usaha bagi mereka.

Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) yang diselenggarakan oleh DIKTI memberikan peluang yang besar bagi mahasiswa untuk menjadi seorang pengusaha dan menciptakan bisnis baru yang dapat mengembangkan perekonomian di negara ini. Dengan tumbuhnya para pengusaha muda dan jenis bisnis yang baru akan memberikan dampak yang sangat besar bagi Indonesia dalam mengikuti era globalisasi tanpa adanya ketertinggalan dengan negara lain.

Kaum muda dengan ide – ide yang fresh akan lebih kretaif dalam menciptakan suatu usaha baru dan akan lebih termotivasi menjadi seorang entrepreneur. Daya tarik yang tinggi dan kemampuan yang dimiliki dalam melakukan suatu bisnis serta keberanian dalam mengambil resiko dan peluang akan lebih mampu menciptakan spekulasi dalam berbisnis.

Kemampuan (skill), kelebihan melaksanakan kontrol, mampu membangun usahanya, suka terhadap tantangan, memiliki aspek, mampu menghasilkan banyak uang, memiliki beberapa alternatif pilihan, dan siap mengambil alternatif keputusan yang tepat adalah karekter yang harus dimiliki oleh seorang entrepreneur. Dalam pembelajarannya, para mahasiswa telah memilik dasar seperti ini, oleh karena itu mahasiswalah yang menjadi objek utama dalam pengembangan ekonomi bangsa dengan meningkatkan jiwa entrepreneur.

Mungkin timbul pertanyaan dalam benak kita, mengapa membangun individu – individu berjiwa entrepreneur itu sangat penting bagi sebuah bangsa atau negara? Dan mengapa kita masih tertinggal secara ekonomi dari negara Singapura, Taiwan, Hongkong, Jepang , apalagi Amerika Serikat? Melihat kondisi Indonesia saat ini memang benar kita masih jauh tertinggal dari negara –negara tersebut. Hal ini dikarenakan Indonesia sangat sedikit mempunyai wirausaha entrepreneur. Sebagai anak bangsa yang akan menjadi penerus negara, kita perlu menyikapi hal ini dan berupaya untuk mengembangkan ekonomi Indonesia.

Dari hasil penelitian oleh seorang Sosiolog Pembangunan, David McLelland  mengatakan bahwa suatu negara akan makmur apabila mempunyai wirausaha atauentrepreneur sedikitnya 2% dari jumlah penduduk negara itu. Tahun 2005, Singapura memiliki entrepreneur 7.2% dari total penduduknya, padahal tahun 2001 hanya ada 2.1%. Pada tahun 1983, Amerika yang berpenduduk 280 juta memiliki 6 juta entrepreneur, atau sekitar 2.14% dari total penduduknya. Bagaimana dengan Indonesia?

Kepentingan dalam membangun budaya entrepreneur melibatkan cara hidup unggul yang menuntut adanya budaya entrepreneurship. Kadar entrepreneur menjelaskan tentang kualitas kemandirian suatu masyarakat yang menggungkapkan tentang kualitas intelektualitas, kualitas sikap dan kualitas tindakan setiap individu. Kadar kemandirian ini menunjuk tentang sejauh mana suatu masyarakat itu dapat mengisi kehidupannya secara berkualitas, dan muncul sebagai unggul dalam persaingan antar kelompok, maupun antar bangsa.

Kini saatnya kaum muda perlu menumbuhkan jiwa entrepreneur guna mengembangkan dan mempertahankan perekonomian bangsa supaya tidak ketinggalan dari negara lain. Selain mengembangkan perekonomian, entrepreneur juga akan menjadi gerbang bagi kaum muda untuk lebih sukses dan lebih bermakna dimasa depannya.

Arion E.S

Komisaris Pertanian Unpad 2011-2012

*) dimuat di: http://ekonomi.kompasiana.com/wirausaha/2012/10/10/entrepreneur-pengembangan-ekonomi-494456.html

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Information

This entry was posted on Juni 26, 2013 by in Semua untuk Semua.

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang tulisan baru melalui surat elektronik.

Bergabunglah dengan 50.451 pengikut lainnya

Visitors

free counters